sponsored

Postingan Terbaru

PERMOHONAN MAAF AHOK MENJADI BLUNDER POLITIK AHOK?

SiberNews - Jakarta, Belakangan, Ahok menyatakan permintaan maaf kepada Ketua MUI, KH Ma'ruf Amin melalui video yang diunggah belum lama ini ke media massa online. "Saya atas nama pribadi dan seluruh tim penasihat hukum memohon maaf. Juga ke warga Nahdlatul Ulama mohon maaf sebesar-besarnya," ucapnya dalam video dengan durasi 3 menit 37 detik.

Dia juga menegaskan tidak akan melaporkan Ma'ruf Amin. Menurutnya, apa yang terjadi dalam sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (31/1/2017) kemarin, hanya menegaskan proses yang ada dalam persidangan dan tentunya mencari pembenaran untuk pembelaan dirinya.

"Saya meminta maaf kepada KH Ma'ruf Amin apabila terkesan memojokkan beliau," kata dia. Lanjut, "Saya sebagai terdakwa sedang mencari kebenaran untuk kasus saya. Untuk itu saya ingin menyampaikan klarifikasi beberapa hal," kata Ahok dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, di Jakarta, Rabu (1/2/2017)

Ma'ruf mengatakan, sebenarnya, dia belum mendengar mengenai permintaan maaf Ahok yang sudah disampaikan melalui media. Namun, pada prinsipnya, dia memaafkan Ahok yang sudah bersedia meminta maaf.

"Namanya orang sudah minta maaf masa tidak dimaafkan," kata Ma'ruf di kediamannya di Jalan Deli Lorong 27 Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (1/2) malam.
dok.http://fokus.news.viva.co.id/
Ma'ruf yang juga Rais Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini mengimbau kepada semua kader PBNU di seluruh Tanah Air untuk juga memaafkan Ahok. Menurut dia, kader PBNU harus tenang dan bisa menahan diri.

"Kami enggak ada yang musuh-musuhan," ucap Ma'ruf.  Ahok memastikan tidak betul kabar bahwa dirinya akan melaporkan KH Maruf Amin ke polisi.

"Kalau pun ada saksi yang dilaporkan mereka adalah saksi pelapor, sedangkan Kyai Ma'ruf bukan saksi pelapor, beliau seperti saksi dari KPUD yang tidak mungkin dilaporkan," kata Ahok.

"Meskipun beliau dihadirkan kemarin oleh Jaksa sebagai Ketua Umum MUI, saya mengakui beliau juga sesepuh NU. Dan saya menghormati beliau sebagai sesepuh NU, seperti halnya tokoh-tokoh lain di NU, Gus Dur, Gus Mus, tokoh-tokoh yang saya hormati dan panuti," kata Ahok.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengapresiasi sikap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin yang memaafkan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok).

"Terima kasih kepada Pak Maruf Amin ya, seharusnya kita saling memaafkan," ujarDjarot di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (2/2).

Djarot berencana menemui Ma'ruf Amin untuk bersilaturahmi. Itupun jika Ma'ruf Amin bersedia dan memiliki waktu untuk ditemui.

"Terima kasih dan saya berikan penghargaan kepada beliau, yang luar biasa sebagai orang sepuh, kiai sepuh di Nahdlatul Ulama untuk memberikan contoh," ucapnya.Meski situasi cukup tegang, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengaku sudah mengambil langkah damai menanggapi kejadian tersebut.

Terkait hal itu, salah seorang ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), Nusron Wahid, mengatakan permasalahan antara Ahok dan Ma'ruf sudah selesai, karena ada yang meminta maaf dan sudah diterima.

"Pak Ahok udah minta maaf, KH Ma'ruf Amin sudah maafkan. Antara yang bermasalah sudah memaafkan. Ya alhamdullilah masalah sudah selesai," ucap Nusron di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 3 Januari 2017.
Yang terpenting, kata Nusron, yang harus dilakukan saat ini adalah menjaga keharmonisan yang sudah terjalin selama ini dan tak menyebabkan berbagai pihak saling beradu. Pasalnya, dengan permohonan maaf, tak ada masalah ke depannya.

"Kita berusaha meyakinkan orang supaya letupannya enggak berarti. Karena apa yang mau diletupin, sudah selesai ini," ucap Nusron, yang juga merupakan salah satu tim pemenangan Ahok.

Namun hal ini sangat berbeda, atas tanggapan ucapan permohonan maaf Ahok, oleh DR.H Abdul Chair Ramadhan, SH. MHAhli Hukum Dewan Pimpinan MUI, Chair menilai subtansi permohonan maaf Ahok, justru, menguatkan adanya penghinaan terhadap umat Islam seperti yang dilansir di web resmi www.belaquran.com. Poin-poin terhadap BANTAHAN PERMOHONAN MAAF AHOK OLEH AHLI HUKUM MUI