sponsored

Postingan Terbaru

CANTIKNYA SUNRISE DI BUKIT UPAS

BANDUNG kerap menjadi favorit tempat untuk berlibur bagi warga Jakarta. Jarak yang relatif dekat yang bisa ditempuh sekitar 3-4 jam ini setiap akhir pekan selalu dipadati oleh warga luar kota.

Bandung memiliki iklim yang sejuk karena topografi wilayahnya yang dikelilingi pegunungan. Kondisi alam yang mendukung, infrastruktur wisata yang baik, serta keramahan masyarakat lokal berdampak pada berbagai tempat wisata di Bandung menjadi tujuan wisata favorit, terutama saat akhir pekan dan masa liburan panjang. Daerah yang sering dikunjungi adalah Bandung Utara. Bandung Utara memiliki pilihan destinasi wisata yang beragam, seperti camping ground, rekreasi, penginapan dan wisata kuliner

Kali ini saya akan memperkenalkan lebih dekat tentang Bukit/Puncak Upas atau Kawah Upas. Salah satu lokasi yang sering dikunjungi selain Kawah Ratu dan Kawah Domas. Posisi Buki/Puncak Upas berdekatan dengan Gunung Tangkuban Perahu, kira-kira, sekitar 30 meter ke arah Kota Bandung atau 31 kilometer arah selatan Kota Subang. Dengan memiliki ketinggian 1956 mdpl, Puncak Upas tidak kalah menariknya dengan puncak lainnya yang ada disekitar Gunung Tangkuban Perahu, selain tempat cantik untuk menyaksikan sunrise juga bisa berfoto selfie, mengabadikan moment sambil menikmati udara sejuknya Bandung Utara.
     
Sunrise di Bukit upas (Dok Pribadi)
Jika Anda ingin menikmati sunrise, berarti sudah harus bergerak dari pusat kota Bandung sejak pukul 02.00 WIB. Perjalanan mulus kurang lebih dua jam dari pusat Kota Bandung, akan berubah ketika memasuki kawasan Hutan Sukawana. Di sini kita bisa merasakan sensasi terpacu adrenalinnya karena treknya berupa jalanan tanah dan bebatuan. Untuk itu kita memerlukan kendaraan khusus, yaitu mobil offroad atau motor trail. Melewati jalanan tanah dengan lubang yang mirip ceruk dan penuh bebatuan, walhasil, siap-siap badan dibuat terguncang-guncang. Namun yang menyenangkan di perjalanan, sejauh mata memandang kita akan dimanjakan dengan kabut tipis di perkebunan teh Bukit Unggul, dan bintang-bintang yang penuh di langit.
Perkebunan Teh (Dok. Pribadi)
Meski sudah menggunakan kendaraan, kita tidak akan langsung sampai di Bukit Upas. Perlu sedikit rintanga menuju hutan. Di sini kita kembali bertemu dengan jalanan tanah dan berbatu, agar sampai di salah puncak tertinggi Gunung Tangkuban Perahu. Berjalan kurang lebih lima menit, kita tiba di pinggiran Bukit Upas.
Jalan menuju Pinggiran Bukit Upas (Dok.Istimewa)
Saat tiba di pinggiran Bukit Upas, dari kejauhan, di bawah sana terlihat Kawah Upas. Sementara, pemandangan sekitar Bukit Upas adalah Gunung Tampomas, perbukitan daerah Lembang, dan Gunung Ceremai.

Menjelang pukul 05.30 WIB, ketika kabut perlahan menipis, diantara pepohonan yang unik, rona jingga menjelang matahari terbit pun perlahan muncul. Sungguh cantik.

Sambil menyaksikan matahari terbit, menyesap secangkir kopi atau teh, ditemani kue-kue kecil, tentu semakin menyempurnakan pagi itu. Bagaimana, tertarik merasakan pacuan adrenalin yang diakhiri dengan melihat cantiknya matahari terbit di Bukit Upas? Yuk, segera ke Bandung Utara. (Kontributor N
evy Elysa)